DPD dan Kemenag Komit Tingkatkan Kapasitas Dayah di Banda Aceh

Padang – Plt Kepala Kepala Dinas Pendidikan Dayah (DPD) Kota Banda Aceh Zahrol Fajri S Ag MH, mengatakan pihaknya bersama dengan Kemenag Kota Banda Aceh berkomitmen meningkatan Capacity Buliding Dayah di Banda Aceh. Hal ini disampaikan Zahrol Fajri disela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Program PD Pontren Tahun 2017 yang berlangsung di Padang beberapa waktu lalu.

Didampingi Kakankemenag Kota Banda Aceh Drs H Amiruddin waktu itu, Zahrol mengungkapkan bahwa berdasarkan Data Base yang dimiliki, saat ini Kota Banda Aceh memiliki 27 Dayah yang telah mendapat izin operasional dari Kementrian Agama Kota Banda Aceh, selebihnya masuk kategori Balai Pengajian atau sebutan lain.

“Bersama Kemenag Kota, InsyaAllah kita akan mencoba menjalankan program-program dalam rangka meningkatkan kaspasitas Dayah di Banda Aceh,” ujar Zahrol Fajri yang saat itu turut didampingi Kabid Pembinaan SDM dan Manajemen, Muhammad Syarif.

Sementara H Amiruddin merasakan kebahagian dengan terbentuknya DPD Kota Banda Aceh dan mengaku mendapatkan semangat baru karena telah memiliki mitra.

“Pasca terbentuknya DPD Kota Banda Aceh, Kemenag merasa telah mendapat energi baru dalam melakukan pembinaan Dayah di Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Katanya, pihaknya merasa bangga dan bahagia karena telah mendapatkan mitra kerja yang akan berkolaborasi mensukseskan program-program kedepan.

“Insya Allah kolaborasi DPD Kota Banda Aceh dan Kemenag Kota Banda Aceh akan menjadikan Dayah di Banda Aceh semakin berkembang terutama dalam menata Manajemen dan Peningkatan kualitas santri Dayah/Pesantren di Banda Aceh,” harap Amiruddin.

Adapun beberapa rekomendasi yang dilahirkan pada Perencanaan Program PD Pontren Tahun 2017, diantaranya: 

  1. Diharapkan kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh supaya memfasilitasi penempatan tenaga Operator di Dayah se-Aceh sehingga Persoalan administrasi dan manajemen tata kelola Dayah berjalan secara professional
  2. Mendorong Pemerintah Aceh untuk meningkatkan capasity building dan Tata Kelola Manajemen Dayah se-Aceh
  3. Perlu upaya penempatan tenaga pengajar di Dayah se-Aceh sesuai kebutuhan, terutama menyangkut penguatan Bahasa Asing, Arab dan Inggris sehingga lulusan Dayah di Aceh bertaraf Internasional
  4. Perlu upaya penempatan tenaga pengajar di Dayah se-Aceh sesuai kebutuhan, terutama menyangkut penguatan Bahasa Asing, Arab dan Inggris sehingga lulusan Dayah di Aceh bertaraf Internasional
  5. Mendorong Pemerintah Aceh dan Kabupaten Kota agar memfasilitasi peningkatan Sarana Penunjang di Dayah seperti MCK Plus, Mushalla/Masjid dan Asrama Dayah yang representatif.
  6. Mendorong Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah se-Aceh dan Kemenag Se-Aceh untuk melakukan Sosialisasi Silabus, Akreditasi dan Izin Operasional Dayah
  7. Mendorong Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah se-Aceh untuk memfasilitasi terwujudnya Kemandirian Ekonomi Dayah dengan melakukan berbagai Pelatihan life skill bagi teungku Dayah dan Santri, sehingga Alumni Dayah memiliki ketrampilan kewirausahaan. (*)

Update: 13-02-2017