Warga dan PNS Serbu Mobil Penukaran Uang Receh Di Balaikota

Banda Aceh – Sekitar pukul 09.00 WIB Jumat (18/7/14), satu unit mobil penukaran uang dari Bank Indonesia (BI) perwakilan Aceh tiba di halaman Gedung A Baliakota Banda Aceh. Kehadiran mobil tersebut langsung diserbu para PNS jajaaran Pemko dan warga kota warga yang ingin segera menukarkan uang untuk keperluan dibagi-bagi buat family di waktu lebaran.

Dari pantauan media ini, sesaat setelah mobil di parkir dalam, warga dan PNS langsung menyerbu loket mobil keliling tersebut. Namun karena sigapnya aparat kepolisisan yang dibantu security Balaikota, proses penukaran uang inipun berlangsung tertib dan aman hingga loket ditutup pada pukul 11.30 Wib.

Tia, salah-satu staf Humas Setdakota Banda Aceh mengaku sangat bersyukur hadirnya mobil kas keliling BI di Balaikota karena dirinya bersama dengan teman-teman PNS lainya tidak perlu mengantri lama-lama untuk mendapatkan tukaran uang receh.

“Terus tidak menggangu waktu kerja, Saya kan dilantai II turun sebentar untuk tukar uang terus balaik ke ruang lagi untuk kerja seperti biasa” jelasnya.

Ditanya berapa jumlah uang yang ditukarkan, PNS yang bernama lengkap Musfa Gustyawati ini mengaku menukarkan uang sejumlah 6 juta lebih. Namun uang tersebut bukan semua miliknya, tapi uang kawan-kawan satu Bagian yang menitipkan padanya untuk ditukarkan.

Penukaran Tembus Rp 600 Juta

Dalam operasionalnya di Balaikota, BI menyediakan pecahan Rp 2000, Rp 5000, Rp 10000 dan Rp 20000. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Johansyah mengatakan tukaran uang receh dari loket yang dibuka di Balaikota mencapai Rp angka 600 Juta.

“Rata-rata uang yang kita tukarkan per harinya di kantor BI Aceh itu mencapai 2 M, sementara loket di Balaikota yang hanya setengah hari menacapi angka 600 juta” Kata Johansyah.

Data dari Johansyah tersebut mengindikasikan animo masyarakat dan PNS kota dalam menyambut bulan hari raya Idul Fitri 1435 H sangat tinggi.(Mkk)


Update: 20-07-2014
Link SKPD
Search
Arsip Berita
Tautan
GPR Kominfo