Keuchik Zainal Ajak Pemuda Teladani Kepemimpinan Rasulullah


Banda Aceh
 – Konteks Aceh hari ini, pemimpin dan kepemimpinan yang baik sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kondisi Aceh yang baru membangun pasca bencana tsunami dan konflik, membutuhkan energi besar dari segala bidang untuk mewujudkan tujuan tersebut. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Kepemudaan 2015 di Aula Jeumpa Hotel, Lampineung, Rabu (30/12/2015). Pelatihan ini digelar oleh Lembaga Pendidikan dan Riset Aceh Institute Learning (AIL) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Menurut Zainal Arifin, dengan modal budaya dan keistimewaan yang dimiliki Aceh, terutama Syariat Islam, maka mempelajari kembali model kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW dan mengekspresikannya dalam prosesi kepemimpinan di Aceh saat ini menjadi suatu keniscayaan.

“Masyarakat Aceh harus dipahamkan dan diingatkan kembali dengan metodelogi yang mudah dipahami tentang model tersebut, meski sebagian dari kita memang sudah mengetahui sejarah Nabi Muhammad sejak dini,” kata pria yang akrab disapa Keuchik Zainal tersebut.

Acara bertema “Meneguhkan Peran Pemuda Menuju Regenerasi  epemimpinan Bangsa” yang diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari berbagai elemen pemuda ini digelar selama tiga hari, 29-31 Desember 2015.

Bertindak sebagai fasilitator pada pelatihan ini antara lain Ridha Ramli dan Irwan Adaby, dengan narasumber yaitu Irwansyah ST (Anggota DPRK Banda Aceh), Hasnanda Putra (Ketua KNPI Kota Banda Aceh), Said Muniruddin (Akademisi Unsyiah), dan Jalaluddin (Purek III Universitas Serambi Mekkah).

Ketua AIL Musriadi Aswad menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan kepada pemuda tentang kepemimpinan, model-model dan keterampilan memimpin agar pemuda memiliki pengetahuan, berkualitas dan berkarakter pemimpin.

“Para pemuda diharapkan mampu memberikan dampak bagi kemajuan dan perubahan daerah dan diharapkan mampu berkontribusi kepada organisasi maupun daerah, melahirkan kader intelektual dan berkualitas serta mampu berkompetensi,” katanya. (*)


Update: 31-12-2015
Link SKPD
Search
Arsip Berita
Tautan
GPR Kominfo