Ikuti Fit And Proper Test, Calon Kepala Baitul Mal Dicecar Sejumlah Pertanyaan

Banda Aceh – Calon Kepala Baitul Mal Banda Aceh, Safwani dan Syafrilsyah S Ag M Si telah mengikuti proses fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan dari tim adhoc. Uji kelayakan dan kepatutan bagi calon pemimpin lembaga yang akan mengurusi zakat, infaq dan sedeqah di Kota Banda Aceh ini dilakukan, Rabu (16/4/14) di kantor Baitul Mal Kota, Banda Aceh yang terletak di Gampong Keudah.

Salah-satu anggota tim adhoc, Tgk Karim Syeikh mengatakan, ke Dua calon tersebut di cecar sejumlah pertanyaan tentang program dan kebijakan yang akan dijalankan saat dipercaya memimpin lembaga tersebut.

“Pertanyaan yang kita tanyakan banyak sekali, mulai dari motivasi, aturan baik dari sisi agama dan negara, distribusi, transparansi hingga inovasi apa yang akan dijalankan kalau calon tersebut nanti terpilih” jelas Tgk Karim.

Terkait dengan potensi zakat, Karim yang juga ketua MPU Banda Aceh ini  mengatakan pihaknya juga menggali wawasan calon terhadap potensi zakat, terutama potensi zakat dunia usaha di Banda Aceh, karena selama ini penerimaan zakat di Banda Aceh mayoritas dikumpulkan dari zakat PNS.

Kemudian, lanjut Tgk karim, langkah-langkah apa yang akan diambil ketika mengalami kendala-kendala tertentu juga ditanyakan kepada calon.

Dari pantauan media ini, masing-masing  calon menghabiskan waktu 1 jam lebih untuk menjawab berbagai pertanyaan dari tim Adhoc. Proses fit and proper test ini dilakukan di ruangan tertutup antara tim adhoc dengan calon saja. 

Calon yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh ini, yakni Safwani merupakan mantan anggota MPU Kabupaten Aceh Besar dan Syafrilsyah, tercatat sebagai Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Selain Tgk Karim Syeikh, ada Dua anggota lagi tim adhoc yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan ini, yakni Dr Armiyadi MA dan Dr Nazaruddin. 

Hasil fit and proper test ini natinya akan diiserahkan kepada Walikota Banda Aceh untuk kemudian dilaporkan ke DPRK Banda Aceh. Kemudian setelah ada rekomendasi dari DPRK, baru akan dilakukan pelantikan terhadap Ketua Baitul Mal Banda Aceh yang baru ini. (Mkk) 


Update: 21-04-2014


SHARE: