berita utama
Satpol PP Banda Aceh Tertibkan Trotoar J...

21 Feb 2018 | Dikunjungi sebanyak 113 kali.

  Banda Aceh - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Kota Banda Aceh menertibkan penggunaan trotoar oleh para pemilik toko di sepanjang Jalan Tentera Pelaja...

Ingin Genjot PAD, DPRD Batu Bara Study B...

19 Feb 2018 | Dikunjungi sebanyak 153 kali.

Banda Aceh – Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara melakukan study banding ke Banda Aceh. Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Drs Suharsono diterima Asisten Administ...

Aminullah Resmikan Lembaga Pendidikan Di...

18 Feb 2018 | Dikunjungi sebanyak 197 kali.

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM meresmikan Yayasan Pendidikan Islam, Yayasan Abu Hasan Al Asy’ari Aceh (YPIAHA) yang berlokasi di Masjid Babutt...


Ini Komitmen Aminullah Bagi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

Ditulis oleh: Hafid Junaidi | Dikunjungi sebanyak 230 kali.
14 Feb 2018

 

Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh para entrepreneur atau pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Banda Aceh terutama dalam hal promosi dan pemasaran.

“Usaha ekonomi kreatif mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga menjadi salah satu upaya yang efektif dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tercatat sekitar tujuh dan 12 persen di Banda Aceh,” katanya. 

Hal tersebut disampaikan mantan Dirut Bank Aceh ini saat meninjau usaha parfum khas Aceh “Minyeuk Pret” bersama Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Rabu (14/2/2018) di Gampong Lam Ara, Banda Raya.

Bukan hanya terkait promosi dan pemasaran, Pemko Banda Aceh juga akan membantu permodalan bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mengembangkan usahanya. “Kita akan bantu jalur-jalurnya dengan pihak perbankan, termasuk dengan lembaga keuangan syariah yang akan kita luncurkan dalam waktu dekat,” katanya.

“Kami akan berupaya maksimal untuk melahirkan semakin banyak entrepreneur-entrepreneur baru di Banda Aceh agar perekonomian rakyat juga semakin baik ke depan. Mohon dukungan juga dari Pak Wagub pada event-event Pemerintah Aceh untuk mempromosikan Minyeuk Pret ini,” pinta wali kota kepada Wagub.

Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan kebanggaaannya karena produk lokal “Minyeuk Pret” mendapat pasar yang sangat bagus baik di dalam maupun di luar negeri. “Saya berharap tetap dijaga kualitasnya agar terus disukai oleh para pemakainya dan semakin go international.”

“Kami juga akan mempromosikan parfum ini kepada setiap tamu yang datang ke Banda Aceh, dan mengimbau seluruh jajaran Pemko Banda Aceh untuk memakai parfum ini. Minyeuk Pret sudah terbukti kualitasnya tak kalah dengan produk-produk parfum populer dunia,” puji wali kota. 

Minyeuk Pret, Parfum Khas Aceh yang Mendunia

CEO Miyeuk Pret Daudy Sukma mengatakan sejak diluncurkan pada April 2015 silam, Minyeuk Pret telah dipasarkan ke seluruh Indonesia dan 11 negara di antaranya Amerika, Inggris, Arab Saudi, Australia, dan Taiwan. “Saat ini sudah ada 300-400 reseller, lima distributor dan 17 outlet mitra. Sistem pemasaran kita secara online dan juga offline, sementara pengiriman masih secara hand carry.” 

“Dengan modal awal semangat untuk bewirausaha serta bimbingan dari Pemko Banda Aceh melalui dinas terkait dan juga perbankan, Minyeuk Pret saat ini telah mampu mencapai omzet Rp 300 jutaan dengan rata-rata penjualan 5 ribu botol per bulan,” ungkapnya.

“Bahkan permintaan Minyeuk Pret saat ini lebih tinggi dari kemampuan produksi kami. Ada permintaan dari beberapa negara seperti Perancis dan India yang belum dapat kami penuhi mengingat kemampuan produksi kami maksimal 500 botol per hari,” tambahnya seraya mengungkapkan pihaknya masih menggunakan teknologi semi mesin.

Dalam waktu dekat, sambungnya, Minyeuk Pret akan menambah varian baru yakni aroma Jeumpa dan Sanger Espresso melengkapi varian sebelumnya -Kopi, Meulu, dan Seulanga. “Minyeuk Pret aroma baru ini akan kita kemas lebih eksklusif. Varian premium ini dibanderol Rp 330 ribu, sementara varian lama Rp 110 ribu per botol,” kata Daudy.

Sarjana ekonomi yang rutin mengajak para karyawannya untuk melaksanakan Salat Dhuha berjamaah ini juga menyatakan tekadnya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di Gampong Lam Ara tempat ia membuka usaha Minyeuk Pret.

“Selain 11 karyawan tetap, kami juga memberdayakan warga di sekitar lingkungan tempat usaha. Adas delapan KK yang telah kami libatkan untuk membantu proses pengemasan Minyeuk Pret,” pungkasnya sembari mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah untuk ‘mengharumkan’ Aceh ke seluruh dunia. (Jun)


Update: 14-02-2018

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Banda Aceh - Jl. Tgk. Abu Lam U No.7, Banda Aceh 23242 | Telp (0651)22744

Copyright © 2018 Humas Setdakota Banda Aceh