Tausiah dan Zikir Gemilang Hadirkan Tgk Sirajuddin Saman dan Tgk Asy’ari Ibrahim

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Majelis Zikir dan Pengajian Gemilang (MPG) Kota Banda Aceh kembali menggelar tausiah, zikir dan doa bersama di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Jumat (16/2/2018) malam.

Malam tadi MPG menghadirkan Pimpinan Majelis Zikir Mujiburrahman Aceh Tgk Asy’ari Ibrahim selaku pemimpin zikir dan doa bersama. Sementara ceramah agama disampaikan oleh Tgk Sirajuddin Saman -Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar, Darul Imarah, Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada ratusan jemaah yang hadir ke pendopo untuk mengikuti majelis ilmu dan zikir yang rutin Pemko Banda Aceh setiap Jumat malam ini.

“Walaupun bertepatan libur panjang akhir pekan, jemaah yang hadir tetap ramai malam ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jemaah, dan semoga apa yang kegiatan kita ini mendapat ridha dan balasan yang setimpal dari Allah SWT,” katanya.

Pada kesempatan itu, Aminullah juga mengumumkan pada 3 Maret mendatang MPG Banda Aceh akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhamaad SAW di pendopo wali kota. Ia mengharapkan agar seluruh jemaah zikir dapat hadir guna menyukseskan acara tersebut.

Tak ketinggalan, wali kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahannya dan segenap warga kota atas suksesnya penyelenggaraan Maulid Akbar Pemko Banda Aceh pada Senin (12/2) lalu di Lapangan Blang Padang.

“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak, acara yang dihadiri oleh sekira 15 ribu jemaah itu dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Dan sesuai dengan tema tausiah pada malam ini yakni ‘Makna Keikhlasan’, maulid akbar tersebut juga sukses karena keikhlasan kita semua, karena keikhlasan adalah kunci kesuksesan,” kata wali kota.

Sementara itu, Tgk Sirajuddin Saman dalam tausiahnya mengupas mengenai pentingnya keikhlasan dalam beramal dan beribadah. “Setiap amalan yang kita lakukan di dunia tak ada artinya jika tanpa keikhlasan. Salat, puasa, berzikir, hingga membangun masjid pun jika tidak ikhlas tak ada nilainya,” katanya seraya menyebut ikhlas paling minimal adalah mengharapkan pahala dari Allah SWT.

“Begitu pula dalam beribadah kepada Allah kita harus ikhlas, karena sejatinya ibadah yang kita lakukan selama selama 500 ratus pun tak akan cukup untuk mengganti rahmat dari Allah walau berupa satu biji bola mata,” ungkapnya. 

Tgk Sirajuddin juga mengungkapkan keutamaan yang Allah berikan bagi orang yang menghadiri suatu majelis zikir. “Saat seseorang ke luar rumah untuk menghadiri majelis zikir, maka 70 ribu malaikat Allah turunkan. Untuk apa? Ke-70 ribu malaikat berdoa memohon ampunan bagi orang tersebut hingga ia kembali ke rumahnya.”

“Puji syukur kepada Allah malam ini kita berkumpul di pendopo wali kota untuk menghadiri majelis ilmu dan membesarkan nama Allah, dan semoga kelak kita semua dapat berkumpul di syurganya Allah SWT. Amin ya Rabbal ‘alamin,” katanya.

Acara yang turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Sekdako Banda Aceh Bahagia, dan para pejabat di lingkungan Pemko Banda Aceh ini kemudian dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin ditutup oleh Tgk Asy’ari Ibrahim. (Jun)


SHARE: