Keuchik Zainal Terima Kunjungan Investor Asal Malaysia

Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin menerima kunjungan calon investor asal Malaysia -CEO Bumi Group of Companies Abdul Wahab dan Rektor Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia Marniati selaku investor lokal, Selasa (25/7/2017) di balai kota.

Kepada wakil wali kota, Abdul Wahab menuturkan hubungan antara Malaysia dan Aceh khususnya Negeri Kedah dan Banda Aceh sudah terjalin erat sejak lama sejak masa kerajaan dulu. Untuk itu, ia ingin menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor dengan Banda Aceh. “Salah satunya di bidang penerbangan.”

“Kita tentu sepakat jika transportasi udara merupakan infrastruktur yang sangat penting dan dapat memberikan multiplier effect mulai dari peningkatan sektor ekonomi hingga pariwisata kedua kawasan,” katanya.

Untuk itu, pihaknya telah menggandeng Sriwijaya Air untuk membuka direct flight  dari Banda Aceh ke Keudah, Malaysia. Jadwal penerbangannya tiga kali dalam seminggu.

Menjelang penerbangan pertama Sriwaja Air untuk rute Banda Aceh-Keudah pada 14 September mendatang, pihaknya ingin membicarakan dengan Pemko Banda Aceh terkait hal-hal yang dapat dikerjasamakan. 

“Ke depan, kami juga berencana menjadikan Banda Aceh sebagai pusat keberangkatan Umrah ke Mekkah dari berbagai negara, mengingat jarak dari Banda Aceh yang lebih dekat ke tanah suci sehingga ongkosnya bisa lebih murah,” katanya lagi

‎Menanggapi hal tersebut, Zainal Arifin atas nama Pemko Banda Aceh menyambut baik rencana CEO Bumi Group of Companies itu. “Sektor penerbangan prospeknya sangat bagus, apalagi kami sedang mengampanyekan Banda Aceh sebagai pusat wisata halal internasional. Ini sekaligus menjadi media promosi bagi kota kami.”

“Di samping itu kegiatan ekspor-impor produk unggulan antar kedua daerah juga akan lebih mudah,” tambah Zainal yang pada kesempatan itu turut didampingi oleh sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemko Banda Aceh.

Mengenai rencana untuk menjadikan Banda Aceh sebagai pusat keberangkatan Umrah, ia pun menyambut baik karena sesuai dengan visi “Terwujudnya Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah” dan pihaknya siap memberikan dukungan yang diperlukan nantinya. “Dengan harga yang lebih murah tentunya paket Umrah ini akan diminati oleh masyarakat kita,” katanya.

“Soal proses pengurusan perizinan yang diperlukan, selama masih sesuai dengan aturan pemerintah akan selesaikan segera. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Pak Wali Kota untuk mempermudah pengurusan bagi investor di Banda Aceh. Poin-poin secara terperinci yang dapat dikerjasamakan, mudah-mudahan bisa kita tuangkan dalam waktu dekat dalam sebuah MoU,” sebut pria yang akrab disapa Keuchik Zainal ini. (Jun)


SHARE: