Giliran Korsel yang Tertarik Investasi Waste Energy di Banda Aceh

Banda Aceh – Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa pihak telah menyatakan tertarik untuk berinvestasi di bidang waste energy (pengolahan sampah menjadi energi) di Banda Aceh.

Teranyar, PT Indah Baru Utama Energy (IBUE) yang berafiliasi dengan Hankook Bio Plant (HB & P) Co Ltd -perusahaan asal Korea Selatan juga menyatakan ketertarikannya.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dengan jajaran direksi PT IBUE dan HB & P di pendopo, Rabu (10/10/2018).

Direktur PT IBUE Lutfi Mulyana mengatakan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang ditawarkan pihaknya telah diterapkan di beberapa kota dan lokasi strategis di Korsel.

“Jika dapat kita realisasikan di Banda Aceh, ini akan menjadi percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia.Teknologi dan dananya kami siap,” katanya seraya menyebut PLTSa berkapasitas 11,8 megawatt yang akan dibangun pihaknya bernilai investasi sekira Rp 1,5 triliun.

Lutfi memastikan, pembiayaan proyek ini secara penuh ditanggung oleh pihaknya. Dalam skema kerjasamanya nanti, Pemko Banda Aceh juga akan mendapatkan income. “Kami hanya perlu lahan seluas 15 hektar.”

Di sana, sambungnya, selain mesin pembangkit juga akan dibangun ruang terbuka yang terintegrasi dengan sistem pengolahan limbah yang ramah lingkungan.

Ia juga memastikan kandungan lokal 70 persen dalam proyek ini, termasuk tenaga kerjanya yang akan di-training terlebih dahulu. “Para pemulung yang ada di sekitar lokasi juga akan kami rekrut,” imbuhnya.

Aminullah Sambut Baik dan Berharap Segera Dimulai

Wali Kota Aminullah menyambut baik tawaran PT IBUE yang disokong investor Korsel dan berharap proyek dimaksud dapat segera dimulai pengerjaannya. “Ini memang cita-cita kami untuk menghilangkan tumpukan sampah yang sudah menggunung di TPA Gampong Jawa dan mengubahnya menjadi energi listrik yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.”

Diakuinya, sebelumnya sudah ada beberapa investor yang menyatakan minat yang sama namun hingga kini belum ada tindak lanjutnya. “Dan jika PT IBUE dan investor dari Korsel ini sudah siap dengan dana dan teknologinya, besok pun bisa kita mulai pembangunannya,” ungkap Aminullah.

“Kami sangat mendukung proyek ini dan lahannya juga kita punya. Kami sangat welcome. Jika memungkinkan segera kita buat MoU,” tambahnya.

Menurut Aminullah, pihaknya juga sudah mensosialisasikan kepada masyarakat terutama yang berdomisili di seputar TPA agar tidak alergi terhadap investasi. “Ini akan menguntungkan warga kota karena membuka banyak lapangan kerja yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan perekonomian kota,” katanya.

Chairman HB & P Hee Sung Rue menimpali, “Kami segera bergerak karena sudah ada ‘lampu hiijau’ dari Pak Wali. Kami juga berharap kami yang terakhir datang karena kami akan langsung bekerja. Dalam waktu yang tidak lama, komitmen ini akan kami tuangkan dalam MoU, MoA, dan kontrak kerja,” katanya. (Jun)

Link SKPD
Search
Arsip Berita
Tautan
GPR Kominfo