Sukseskan Pembangunan Kota, Aminullah Harapkan Dukungan Pers

Banda Aceh – Dalam rangka menyukseskan pembangunan, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengharapkan dukungan dari segenap elemen kota termasuk insan pers.

“Mohon dukungan pers dalam pembangunan kota. Selama ini peran wartawan sudah cukup sportif dalam mengekspos setiap program maupun kebijakan kami sesuai dengan visi misi Pemko Banda Aceh saat ini,” kata Aminullah.

Hal tersebut disampaikannya pada peringatan hari jadi Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara ke-81, Senin (17/12/2018) di Kantor LKBN Antara Biro Aceh di kawasan Lampineung.

“Di samping itu, kami siap menerima kritik atau saran yang membangun dari rekan-rekan media. Kadangkala menurut kami apa yang sudah baik berjalan di Banda Aceh, namun di mata wartawan masih ada hal yang diperbaiki. Kami sangat terbuka, tidak anti kritik,” ujarnya.

Aminullah juga menyatakan komitmennya untuk menjalin kerja sama dengan awak media guna penguatan pembangunan dan penyebarluasan informasi kepada publik. “Kami sedang gencar-gencarnya menggenjot sektor pariwisata yang menjadi andalan Banda Aceh di samping pembagunan di bidang-bidang lainnya.”

“Pembenahan sektor wisata islami terus kami lakukan, dan alhamdulillah baru saja Banda Aceh dinobatkan sebagai pesona wisata halal terpopuler di Indonesia. Oleh karenanya, saya ingin mengajak segenap insan pers untuk ikut ‘menjual’ pariwisata Banda Aceh agar ekononi rakyat juga ikut terdongkrak,” ajaknya.

Terakhir, wali kota mengucapkan selamat dan sukses kepada Antara yang telah berusia 81 tahun. “Semoga Antara dapat terus menjadi lembaga yang kokoh dan terdepan serta semakin berperan dalam mengibarkan informasi berbasis kepentingan publik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala LKBN Antara Biro Aceh Azhari memaparkan sekilas sejarah perjalanan kantor berita Antara yang didirikan oleh Adam Malik dan kawan-kawan pada 13 Desember 1937. “Pada 1962, Antara resmi menjadi LKBN yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.”

Kemudian pada 2007, Antara berada di bawah Kementerian BUMN dan berubah menjadi Perum LKBN Antara. “Biro Aceh sendiri dibentuk pada 1982 silam. Dan kami berkomiten untuk terus bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan di berbagai sektor,” ungkapnya.

“Di hari jadi yang ke-81 ini, kami Perum LKBN Antara bertekad untuk terus tumbuh dan berkembang dalam membangun negeri serta menjadikan Antara sebagai kantor berita berkelas dunia,” ungkap Azhari.

Peringatan HUT Antara ke-81 yang dirangkai dengan pameran foto dan workshop fotografi itu turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan mulai dari unsur pemerintahan, legislatif, pimpinan BUMN, Perbankan, dan pimpinan media massa se-Aceh. (Jun)


SHARE: