Ini Alasan Wali Kota Tunjuk Jalaluddin Pimpin DLHK3

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengambil kebijakan menunjuk Jalaluddin ST MT sebagai Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh.

Jalaluddin diberi amanah memegang kembali kemudi DLHK3 bukan tanpa alasan. Wali Kota pun mengungkapkan alasannya menunjuk Jalaluddin menakhodai instansi yang dihuni ‘Pasukan Orange’.

“Penunjukan Jalaluddin sebagai Plt DLHK3 sudah melewati sejumlah pertimbangan. Beliau bukan orang baru di DLHK3,” ujar Aminullah, Selasa (26/2/2019).

“Sebagai orang lama, beliau telah memiliki chemistry dengan jajaran DLHK3, ini menjadi modal penting. Kalau kita tunjuk orang ‘baru’ mungkin butuh waktu untuk beradaptasi menjalankan program program kebersihan dan keindahan kota,” lanjutnya.

Kata Wali Kota, pertimbangannya, Jalaluddin dinilai memiliki pengalaman dan diyakini mampu berinovasi melahirkan program program kebersihan.

“Permasalahan sampah saat ini menjadi penting. Sebagai kota wisata, kota ini harus terus bersih. Karenanya kita tunjuk sementara Jalaluddin karena telah berpengalaman. Beliau pernah memimpin DLHK3 dari 2012 sampai 2016,” ungkap Aminullah.

Pun begitu, lanjut Aminullah, penunjukan Jalaluddin dilakukan bersifat sementara sembari terus mengevaluasi kinerja hingga ditentukan pejabat definitif di posisi tersebut. 

“Ini bersifat sementara, kita menempatkan Plt sosok yang memiliki pengalaman. Namun kita terus mengevaluasi kinerja, dan nanti akan dilakukan lelang jabatan untuk menemukan pejabat definitif. Ini menyangkut membawa kembali DLHK3 meraih Adipura. Ini perlu kesabaran agar tidak gagal lagi seperti yang sudah,” ujar Aminullah.

Terkait dengan jabatan Jalaluddin sebagai Kadis Perkim, sejauh ini Wali Kota menilai tidak menjadi persoalan karena pria asal Sigli ini memang memiliki kompetensi dibidangnya. 

“Terkait jabatan beliau sebagai Kepala Dinas Perkim kita lihat tidak menjadi kendala. Kinerja Perkim sejauh ini dinilai berjalan maksimal. Ini ditandai dengan sejumlah program yang berjalan sukses, seperti penangananan kawasan kumuh yang hanya tinggal 20 Hektar lagi,” kata Aminullah. (mkk)

Link SKPD
Search
Berita Foto
Arsip Berita
Tautan
GPR Kominfo