Aminullah Pemateri Acara Ngobrol Santai Soal Perlindungan Konsumen

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman didapuk sebagai pemateri pada acara ngobrol santai dengan tema ‘Saatnya konsumen Indonesia Berdaya’. Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerjasama Pemko Banda Aceh dengan Diserindag Aceh, YaPKA dan Balai POM. Kegiatan ini dihelat di halaman Suzuya Mall kawasan Seutui, Sabtu (20/7/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat yang sedang berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Banda Aceh tersebut.

Aminullah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan langkah penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas. Karena, lanjut Aminullah masih banyak masyarakat konsumen yang belum mengetahui kalau mereka dilindungi.

“Jadi perlu banyak sosialisasi, seperti yang kita lakukan hari ini,” kata Aminullah.

Harapannya, kata Wali Kota masyarakat Banda Aceh akan menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk dan jasa.

“Kita ingin sampaikan konsumen itu bukan hanya sebatas memilih produk, seperti makanan, obat dan kosmetik. Tapi juga bersifat jasa, mislanya perbankan, konsumen harus mendapatkan penjelasan yang detail soal produk perbankan, seperti apa keuntungan dan ruginya harus mendapatkan penjelasan,” ungkap Aminullah.

Untuk produk yan sifatnya dikonsumsi, masyarakat harus mengetahui apa ada izin edar, kedaluarsa, memastikan kemasannya tidak rusak, tidak menganduk boraks dan formalin.

   

“Ini perlu agar selalu terlindungi,” Wali Kota mengingatkan. 

Pemko Banda Aceh, lanjut Aminullah terus membangun kerjasama, baik dengan Disperindag, Balai POM maupun YaPKA dalam rangka melindungi konsumen.

“Pemko akan terus melakukan sosialisasi agar angka Indeks Kecerdasan Konsumen (IKK) di Banda Aceh meningkat. Saat ini IKK berada di angka 25 %,” ungkap Aminullah yang juga Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh ini.

“Semakin banyak konsumen cerdas maka akan semakin banyak warga yang terlindungi. Jangan tertarik dengan harga yang terlalu murah karena bisa jadi akan membahayakan dan bisa masuk rumah sakit,” tutup Aminullah.

Selain Wali Kota, acara ini juga menghadirkan pemateri lainnya, seperti Kepala BBPOM, Zulkifli Apt, Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Aceh (YaPKA), Fahmiwati dan Kadisperindag Aceh, Muhammad Raudhi.

Para pemateri ini menyampaikan sejumlah program sesuai tupoksi masing-masing dalam rangka memeberikan perlindungan dan mencerdaskan konsumen.

Turut hadir pada kegiatan ini, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakota Banda Aceh, Bachtiar, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kota, Iwan Kesuma, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Aceh, Abdussalam, Kabag Adm Perekonomian Setdakota, Muhammad Ridha dan sejumlah pejabat lainnya.(mkk)


SHARE: