Wali Kota Pantau Posko PPKM Mikro

*Minta Gampong Dukung Berjalannya PPKM*

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman memimpin langsung tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kota memantau pos-pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di beberapa desa pada Rabu, 9 Juni 2021.

Ada tiga tempat yang disambangi walkot bersama tim, yaitu posko PPKM di Desa Kuta Baro, Kecamatan Kuta Alam, posko Satgas Kota, dan posko di Lambung.

Turut hadir Plt asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Samsuar, Kepala Dinas Kesehatan Lukman, Plt Kepala Satpol PP & WH Heru, Kepala BPBD Rizal, Kadis Kominfotik Fadhil, Kabag Prokopim Said Fauzan, Kabag Umum Setdako Wahyudi dan jajaran lainnya.

Dalam wawancaranya, Aminullah mengatakan, peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan PPKM mikro yang kembali diperpanjang sejak 1 Juni 2021 hingga 14 Juni 2021.

“Kita minta kepada setiap gampong mendukung dengan baik PPKM mikro ini. Dengan harapan, program ini efektif mengurangi penyebaran covid-19 di masyarakat,” ujarnya.

Di masing-masing posko, Aminullah menyebutkan bahwa telah disediakan tempat pelayanan informasi terkait Covid-19, ruang rapat, hingga tempat isolasi mandiri.

“Pos ini berguna agar penanganan Covid-19 lebih terkonsentrasi. Jadi setiap ada kejadian di tingkat desa, maka akan cepat ditangani, sambil menunggu penanganan lanjutannya,” kata Aminullah, saat di area Taman Bustanussalatin.

Aminullah berharap, dengan demikian Banda Aceh yang saat ini berada dalam zona resiko merah bisa cepat beralih ke zona yang lebih rendah angka penularannya.

“Berbagai upaya kita lakukan dengan harapan aktivitas bisa kembali normal. Dan kita minta masyarakat ikut mendukung pemerintah dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” katanya.

Kuta Baro Model Posko Standar PPKM 

Wali Kota pun turut mengapresiasi Desa Kuta Baro dalam menerapkan PPKM, terlebih dalam menyediakan segala perlengkapan di poskonya.

Aminullah yang saat itu disambut oleh Camat Kuta Alam Reza Kamilin dan jajaran mengungkapkan bahwa posko PPKM Kuta Baro model standar yang bisa ditiru oleh desa lainnya di Banda Aceh.

“Posisinya sangat bagus, sangat lengkap semuanya. Tentu ini bisa menjadi contoh bagi desa lain dari segi kelengkapannya, ada ruang pelayanan, rapat, dan ada ruang isolasi mandiri,” kata Aminullah.

“Inilah model PPKM yang kita harapkan dan bila ada desa lainnya ingin membuat pos PPKM, bisa lihat contohnya di sini. Ini sudah standar, dan akan kita terapkan di seluruh desa lain,” imbuhnya lagi. (Riz)


SHARE: