Pesan Illiza Untuk Guru TPA dan PAUD Bikin Haru

Banda Aceh – Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal hadir membuka acara pembekalan ilmu tauhid bagi guru TPA dan PAUD se-Banda Aceh, Senin (11/10/2016) di Hotel Jeumpa Manheim, SMK I II III, Lhong Raya, Banda Aceh.

Kepada 60 guru TPA dan PAUD yang mengikuti pembekalan ilmu tauhid angkatan pertama, Illiza menitipkan pesan yang membuat haru para hadirin di Hotel Jeumpa Manheim tempat kegiatan berlangsung.

“Kepada para guru ini Saya titipkan seluruh anak-anak kita yang belajar di PAUD dan TPA. Ajarkan mereka dengan kelembutan, jangan dimarahi, harus disayang dan dielus-elus,” pinta Illiza.

Menurut Illiza, mengajar dengan cara mendekati dan mengenali mereka lebih dekat dan mampu mengambil hatinya maka semua yang akan diajarkan oleh para guru akan diikuti dan membekas dibenak mereka.

Kata Illiza, para guru PAUD dan TPA yang mengikuti pelatihan tauhid ini merupakan kepercayaan Allah yang akan memberi pengetahuan tentang agama Islam kepada generasi Banda Aceh yang kemudian akan melahirkan generasi madani yang paham dan mengaplikasikan ajaran Islam sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Hadist dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga mengisahkan bagaimana Nabi Muhammad sangat menyayangi anak-anak dan menganggap cara mendidik yang benar dan tepat merupakan hal yang sangat penting.

“Pernah Nabi memarahi seorang Ibu yang menghentak anaknya karena kencing saat Nabi Muhammad menggendongnya. Lalu Nabi mengatakan najis di baju bisa dihilangkan tetapi hentakan itu tidak pernah bisa hilang dibenak sang anak dan akan membekas selamanya,” cerita Illiza.

Illiza berharap, melalui pembekalan lmu tauhid yang digelar Dinas Syariat Islam (DSI) Kota ini dapat lebih meningkatkan  pemahaman paraguru TPA dan PAUD  tentang  Ilmu Tauhid guna menangkal pendangkalan aqidah yang setiap saat akan menerobos masuk kehati dan pikiran genarasi muda.

“Dengan adanya penguatan dan pembekalan ini maka diharapkan guru-guru yang bertanggungjawab terhadap pendidikan anak di usia dini ini dapat memberikan pemahaman dan contoh yang benar kepada para muridnya sejak dini,” harap Illiza.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Mairul Hazami SE MSi mengungkapkan kegiatan pembekalan ilmu tauhid bagi guru TPA dan PAU se-Kota Banda Aceh merupakan program rutin DSI.

“Ini program rutin, hanya saja pesertanya yang setiap tahunnya beda-beda. Dulu sudah kita gelar untuk para Imam Masjid dan Muallaf, kali ini pesertanya guru TPA dan PAUD,” ungkapnya.

Pembekalan ilmu tauhid ini digelar dalam tiga angkatan dengan peserta masing-masing 60 orang.

“Ada Tiga angkatan, dan masing-masing kita gelar selama tiga hari. Angkatan pertama pesertanya 60 orang, nanti menyusul angkatan kedua dan ketiga,” tambah Mairul.

Lanjut Mairul, untuk memberikan materi pada kegiatan ini, pihaknya menghadirkan Ustad Samsul Bahri MA dari MPU Kota dan Ustad Mizaj Iskandar, alumni dari Mesir.

“Tujuan kegiatan ini kita gelar, setelah mendapatkan pembekalan kiranya para guru akan dapat membina dan membimbing anak-anak kita kepada tauhid yang benar dengan pemahaman dasar itikad 50,” tutup Mairul Hazami. (mkk)


SHARE: