Tutup Rakon PKK, Aminullah Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan


Banda Aceh
 – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menutup secara resmi Rapat Konsultasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Banda Aceh, Kamis (9/11/2017). Acara ini telah berlangsung sejak Rabu (8/11) kemarin di Aula Lantai IV Balai Kota Banda Aceh.

Mengawali sambutannya, Aminullah menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut karena menurutnya sangat diperlukan sebagai wadah sharing informasi dan pendapat bagi kaum ibu, sehingga dapat mengambil peran dalam pembangunan kota.

“Walau kami punya kepala dinas, Kabag, dan para pejabat pemerintahan lainnya, namun tanpa dukungan dari kaum ibu kami tidak akan berhasil mewujudkan Kota Banda Aceh yang Gemilang sebagaimana cita-cita kita semua. Jika kaum ibu sudah bersama dalam barisan, kami yakin apapun program pemerintah pasti akan berhasil,” ungkapnya.

Ia pun mengharapkan ke depan peran kaum ibu semakin besar mengingat kaum ibu juga menjadi bagian dari cita-cita pembangunan kota. “Tantangan dan kendala maupun kebutuhan yang menyangkut perempuan tentu kaum ibu yang lebih mengetahuinya dibandingkan kaum bapak, karena istri itu seperti co-pilot jika kita ibaratkan dalam suatu penerbangan pesawat,” ungkapnya lagi.  

Di samping itu, wali kota juga akan mengupayakan penambahan anggaran bagi TP-PKK Banda Aceh. “Jika tahun ini anggaran untuk ibu-ibu PKK masih dirasa minim, maka tahun depan akan kita tambah anggaraannya. Begitu pula dengan anggaran bagi institusi lainnya seperti Dharma Wanita dan Dekranasda juga akan kita tambah,” katanya yang disambut applause hadirin.

“Dengan dukungan anggaran yang cukup, saya ingin keberadaan PKK dapat lebih memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat. Salah satunya dengan memperbanyak program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti pelatihan-pelatihan usaha kreatif hingga bimbingan penguatan keluarga,” harap wali kota.

Kepada pengurus TP-PKK tingkat gampong, Aminullah mengharapkan perannya juga semakin meningkat dalam pembangunan gampong. “Dengan alokasi dana desa yang besar saat ini yang tentu dapat dimanfaatkan untuk pengembangan UMKM sehingga berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat. Saya berharap pada setiap gampong ada usaha kreatif yang bisa ditonjolkan,” pesannya.

“Mulai tahun depan, insyaallah lembaga keuangan mikro milik Pemko Banda Aceh yakni PT Mahira Muamalah Syariah akan resmi beroperasi untuk membantu permodalan bagi para pelaku usaha UMKM. Untuk itu, saya juga berharap ibu-ibu PKK nantinya dapat ikut mengawasi seluruh tahapan prosesnya sehingga lebih transparan dan tepat sasaran,” pungkas wali kota.

Turut hadir pada acara tersebut di antaranya Ketua TP-PKK Banda Aceh Nurmiaty Aminullah Usman, Wakil Ketua TP-PKK Fauziah Zainal Arifin, Ketua Dharma Wanita Persatuan Buraida Bahagia, dan Kadisnaker Banda Aceh Sofianuddin, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Jun)


SHARE: